Ekonomi dan Bisnis

Frostbite Potabee dan Cara Industri Es Krim Membaca Tren Kreatif Anak Muda

30
×

Frostbite Potabee dan Cara Industri Es Krim Membaca Tren Kreatif Anak Muda

Sebarkan artikel ini
Frostbite potabee

BERITABANGSA.ID, JAKARTA – Industri kreatif tak lagi hanya berbicara soal visual, musik, atau film. Dalam beberapa tahun terakhir, sektor makanan dan minuman semakin menunjukkan wajah barunya sebagai ruang eksperimen kreatif yang serius.

Peluncuran es krim Jepang Frostbite Potabee oleh Glico WINGS menjadi salah satu contohnya.

Produk yang diperkenalkan pada Minggu, (25/1/2026), di kawasan Car Free Day Jakarta itu mengadaptasi kebiasaan kuliner yang sempat viral: mencampurkan es krim vanilla dengan kentang goreng. Alih-alih membiarkan tren itu berlalu sebagai sensasi sesaat, Glico WINGS mengolahnya menjadi produk massal dengan pendekatan industri.

Frostbite Potabee menggabungkan es krim vanilla creamy berteknologi Jepang, lapisan cokelat tebal, dan topping keripik kentang asli yang renyah.

Kombinasi rasa manis dan gurih tersebut bukan sekadar eksperimen rasa, melainkan representasi cara baru industri membaca perilaku konsumen muda.

Head of Marketing Glico WINGS, Mulyarasti Soehoed, menyebut inovasi ini lahir dari kebiasaan perusahaan memantau tren populer yang berkembang di kalangan anak muda, khususnya di ruang digital.

“Frostbite selalu berangkat dari tren yang hidup di konsumen. Tantangannya adalah bagaimana tren itu diolah menjadi produk yang konsisten secara kualitas dan bisa dinikmati secara luas,” kata Mulyarasti.

Pendekatan ini mencerminkan pergeseran strategi di industri kreatif makanan. Ide tidak lagi lahir sepenuhnya dari dapur riset tertutup, melainkan dari dialog aktif dengan budaya populer, media sosial, dan kebiasaan konsumsi sehari-hari.

Peluncuran Frostbite Potabee sendiri dikemas sebagai pengalaman kreatif. Area Car Free Day Jakarta dipilih sebagai ruang interaksi langsung dengan target pasar utama: generasi muda perkotaan. Truk es krim, parade produk, permainan interaktif, hingga kehadiran figur publik menjadi bagian dari strategi membangun narasi merek, bukan sekadar menjual produk.

Aktor Arya Mohan, yang menjadi Brand Ambassador Glico WINGS, diposisikan sebagai representasi karakter konsumen Frostbite: eksploratif, terbuka pada pengalaman baru, dan dekat dengan budaya pop.

Keterlibatannya memperkuat pesan bahwa produk ini bukan hanya soal rasa, tetapi juga gaya hidup.

Di balik produk ini, terdapat kolaborasi dua merek dalam satu ekosistem perusahaan: Frostbite dan Potabee.

Potabee dikenal sebagai keripik kentang berbahan 100 persen kentang asli dengan potongan teknologi V-Cut, sementara Frostbite membawa citra es krim dengan standar rasa Jepang.

Kolaborasi internal ini menunjukkan bagaimana sinergi merek dapat menjadi sumber inovasi tanpa harus keluar dari ekosistem yang sama.

Dari sudut pandang industri, Frostbite Potabee menandai upaya Glico WINGS memperluas makna inovasi.

Kreativitas tidak lagi terbatas pada kemasan atau kampanye, melainkan menyentuh inti produk. Rasa menjadi medium ekspresi, sekaligus diferensiasi di pasar yang semakin padat.

Produk ini dijadwalkan mulai beredar secara nasional pada awal Februari 2026 dengan harga Rp5.000.

Harga yang terjangkau menunjukkan strategi inklusif, menjadikan inovasi kreatif bukan barang eksklusif, tetapi bagian dari konsumsi harian.

Glico WINGS, perusahaan patungan antara Glico Group dan Wings Group yang berdiri sejak 2017, selama ini dikenal agresif menghadirkan varian rasa baru melalui merek-mereknya seperti Frostbite, Waku Waku, dan Haku.

Langkah menghadirkan Frostbite Potabee memperlihatkan bagaimana industri es krim Indonesia mulai bergerak ke arah yang lebih konseptual dan berbasis tren budaya.

Di tengah persaingan ketat industri makanan, Frostbite Potabee menunjukkan bahwa kreativitas bukan sekadar soal tampil beda, melainkan kemampuan membaca zaman dan mengubah kebiasaan kecil menjadi produk bernilai ekonomi. Dari tren pinggir piring hingga rak ritel nasional, inovasi kini menemukan jalannya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60