Peristiwa

Berenang di Embung, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam

29
×

Berenang di Embung, Bocah 13 Tahun Tewas Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Bocah
Tim BPBD bersama warga usai melakukan evakuasi jenazah korban. Foto: Istimewa

BERITABANGSA.ID, BOJONEGORO — Sedang asik berenang bocah berusia 13 tahun tenggelam hingga meninggal dunia di Embung di Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungaden Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (10/1/2026).

Awal mula korban diketahui bernama Andra Hanan B, warga Dusun Krajan RT 09 RW 02, Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem. Saat kejadian, korban tengah mandi di embung bersama dua orang temannya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi yang enggan disebut namanya mengatakan, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Saat sedang berenang, korban diduga kelelahan dan tiba-tiba tenggelam. Dua temannya yang berada di lokasi melihat korban menghilang dari permukaan air dan segera berteriak meminta pertolongan warga.

“Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung bergegas melakukan pencarian di sekitar embung. Upaya itu membuahkan hasil sekitar 20 menit kemudian,” ucapnya.

Korban ditemukan pada pukul 14.30 WIB
Tubuhnya sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi menjelaskan, setelah mendapatkan laporan, BPBD Kabupaten Bojonegoro pada pukul 15.00 WIB langsung bergerak mendatangi lokasi kejadian. Tim BPBD bergerak menuju lokasi pada pukul 15.52 WIB dan tiba di embung Tumbrasanom sekitar 16.40 WIB untuk melakukan asesmen serta pendampingan.

“Selain melakukan pendataan di lokasi kejadian, petugas BPBD juga mendampingi keluarga korban di rumah duka. Sebagai bentuk kepedulian, BPBD turut menyerahkan bantuan berupa dua paket sembako kepada pihak keluarga,” terangnya.

Selanjutnya jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga dan telah dimakamkan.

Dalam penanganan peristiwa ini, sejumlah pihak terlibat, antara lain BPBD Bojonegoro, Pemerintah Desa Tumbrasanom, Pemerintah Desa Kedungadem, Satpol PP Kecamatan Kedungadem, serta masyarakat setempat.

“Diharapkan dengan adanya peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di kawasan perairan terbuka seperti embung dan sungai, guna mencegah terulangnya kejadian serupa,” harapnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60