BERITABANGSA.ID, SIDOARJO – Progres pembangunan Pasar Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo, yang telah lama diimpikan menjadi pusat perdagangan kebutuhan pokok bagi warga sekitar dipastikan kembali mangkrak di 2026.
Hal itu ditegaskan oleh kepala Suko Haji Sabari ketika dikonfirmasi beritabangsa.id melalui nomor WhatsApp pribadinya yang mengatakan sudah ada perencanaan tetapi masih menunggu anggaran Bantuan Khusus (BK) dari anggota DPRD Sidoarjo.
“Perencanaannya ada, tinggal nunggu BK dari teman teman dewan,” jawabnya singkat, Minggu, (28/12/2025).
Sementara itu Kepala Bidang Pasar Tradisional Pemkab Sidoarjo, Sulton ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan jawaban sampai berita ini ditayangkan.
Karena lama tidak dilanjutkan pembangunannya, Pasar desa yang sudah menghabiskan anggaran sekitar 3,5 miliar itu dalam kondisi memprihatinkan, banyak ditumbuhi rumput liar beberapa bangunan lama sudah rusak, dan bahkan sekitar bangunan dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga.
Perlu diketahui, pembangunan Pasar Desa Suko direncanakan mulai Juli 2022 dengan anggaran sekitar Rp3,5 miliar melalui dana bantuan khusus kabupaten yang disalurkan ke APBDes Suko.
Pada 2022 berdasarkan pengumuman lelang nomor 02/TPK-SUKO/VI/2022 nama paket pekerjaan : Pembangunan/Rehab Pasar Desa/Kios milik Desa, dengan nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp3.339.000.000.
Dalam pelaksanaan lelang diikuti oleh 5 rekanan, pertama PT Satkus Makmur Sejahtera (Pasuruan) dengan harga penawaran Rp2.715.940.000, kedua PT Riska Jaya Bangseh Rp2.780.428.000, ketiga CV Hidayah Makmur Jaya (Sidoarjo) Rp2.977.171.000, keempat PT Mitrajaya Bangun Sarana Rp3.123.161.000, kelima PT Cipta Buana Rp3.249.882.000.
Dalam pengumuman pemenang yang telah diterbitkan oleh panitia lelang melalui pengumuman nomor 12/TPK.SUKO/VI/2022 menyatakan CV Hidayah Makmur Jaya yang beralamat di Villa Jasmin III Suko Sidoarjo menjadi pemenang lelang mengalahkan 4 pesaingnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















