Pendidikan

Bersama Kemendikti Saintek, Unusa Kirim Tim Medis Multidisiplin ke Aceh

16
×

Bersama Kemendikti Saintek, Unusa Kirim Tim Medis Multidisiplin ke Aceh

Sebarkan artikel ini
Unusa

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) melalui program Unusa Peduli terjun langsung ke lokasi bencana di Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Unusa memberikan layanan kemanusiaan yang difokuskan pada kelompok rentan, yakni lansia, balita, serta ibu hamil dan menyusui.

Dalam kegiatan tersebut, Unusa menerjunkan tim relawan multidisiplin yang dipimpin Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unusa, Achmad Syafiuddin.

Tim terdiri dari dokter, perawat, bidan, ahli gizi, ahli sanitasi, serta mahasiswa koas kedokteran yang memberikan pelayanan kesehatan langsung di lokasi pengungsian.

Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan kehamilan, pemeriksaan tumbuh kembang balita, hingga edukasi kesehatan dasar. Seluruh layanan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di lapangan.

Rektor Unusa, Prof. Dr. Ir. Triyogi Yuwono, menyampaikan bahwa keterlibatan Unusa dalam misi kemanusiaan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam situasi darurat.

Menurutnya, dalam kondisi bencana, kelompok lansia, balita, dan ibu hamil merupakan pihak yang paling rentan terhadap gangguan kesehatan.

Kehadiran Unusa bersama Kementerian di Aceh menjadi bentuk komitmen untuk memastikan kelompok tersebut tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak dan bermartabat.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan tenaga medis dan mahasiswa koas menjadi bagian dari pembelajaran berbasis empati dan pengabdian kepada masyarakat.

Bagi mahasiswa koas kedokteran, kegiatan ini tidak hanya menjadi praktik lapangan, tetapi juga pengalaman kemanusiaan yang membentuk kepekaan sosial dan profesionalisme sebagai calon tenaga kesehatan. Tim Unusa dijadwalkan melakukan pendampingan selama satu pekan.

Dalam pesannya, Prof. Triyogi menyampaikan bahwa nilai utama dari kegiatan ini terletak pada solidaritas dan kepedulian.

Meski bantuan yang diberikan tidak besar secara materi, kehadiran Unusa diharapkan mampu memberikan penguatan moral bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh.

Kegiatan Unusa Peduli ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan Kemendikti Saintek serta para pemangku kepentingan setempat.

Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh layanan kesehatan dan pendampingan berjalan efektif, aman, dan tepat sasaran.

Achmad Syafiuddin menambahkan, program yang didanai oleh Kementerian ini juga diperkuat dengan sumbangan dari sejumlah tokoh masyarakat dalam bentuk bantuan natura.

Bantuan tersebut meliputi bahan tambahan untuk ibu hamil dan menyusui serta kebutuhan dasar bagi kelompok lansia.

Ia menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan kepada Unusa untuk menyalurkan bantuan tersebut secara langsung kepada masyarakat di lokasi bencana.

Di akhir ia menyebut, melalui Unusa Peduli, Unusa menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga hadir secara aktif dalam kerja-kerja kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di tengah situasi bencana.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60