Terkini

Letusan Sekunder Semeru Meningkat, Lumpur Panas Masuk ke Permukiman, Warga Panik

14
×

Letusan Sekunder Semeru Meningkat, Lumpur Panas Masuk ke Permukiman, Warga Panik

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Aktivitas letusan sekunder Gunung Semeru kembali meningkat. Sejak Kamis malam hingga Jumat (5/12/2025) siang, aliran sungai di kawasan lereng Semeru berubah menjadi arus lumpur panas yang mengalir deras dari mulut kawah. Dampaknya mulai dirasakan warga, terutama di Dusun Sumber Langsep, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro.

Sejumlah rumah dan warung warga diterjang banjir lahar panas. Data sementara dari relawan menyebutkan, sedikitnya sembilan titik terdampak cukup parah.

Warung milik Lamidi dilaporkan rata dengan tanah, kemudian rumah Bu Karmani mengalami kerusakan berat. Kerusakan juga menimpa rumah Poniman, Jaripin, Pak Gayus, Dewi, Har, Ibu Musi, serta Pak Suhar.

“Untuk kondisi saat ini, lava sudah masuk ke rumah warga setinggi dada. Warga panik dan kami berusaha mengevakuasi secepat mungkin,” ujar Affan, relawan di lokasi.

Affan menggambarkan situasi di lapangan sebagai keadaan yang berubah sangat cepat. Lumpur panas yang biasanya berhenti di aliran sungai kini mulai meluber akibat intensitas erupsi dan curah hujan. Suara gemuruh dari arah gunung terdengar hampir tanpa jeda.

Ia juga meminta warga yang berada di sekitar kawasan rawan untuk tidak memaksakan diri melintas atau mendekati area bahaya.

“Mohon kesadarannya ya dulur. Petugas menutup jalan bukan untuk mempersulit, tapi demi keselamatan. Jangan nekat, karena kondisi seperti ini justru menyusahkan petugas yang sedang mengevakuasi,” tegasnya.

Seruan itu disampaikan karena masih banyak warga yang mencoba menerobos jalan demi melihat kondisi atau menjemput keluarga. Padahal, material panas dapat datang sewaktu-waktu tanpa tanda.

“Mohon untuk saling mengerti dan menyayangi diri sendiri. Nyawa tidak bisa diganti, kami di lapangan hanya ingin semua selamat,” tambah Affan.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan relawan, BPBD, TNI–Polri, dan masyarakat setempat masih melakukan evakuasi di beberapa titik rawan. Kondisi aliran sungai di sekitar Semeru masih dipenuhi lumpur panas, sementara di pemukiman sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat dan posko darurat.

Pemerintah desa mengimbau warga untuk tetap tenang namun waspada, serta menuruti instruksi petugas yang berjaga. Situasi masih dinamis dan berpotensi memburuk jika aktivitas vulkanik terus meningkat.

Untuk pengendara R2 dan R4 yang akan melintas dari Lumajang menuju Malang selatan, agar berhati-hati, karena asap panas masih menyelimuti jembatan Besuk Kobok’an (Gladak Perak).

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60