Peristiwa

Awan Panas Semeru Meluncur 13 Km, Hujan Lebat Sejak Siang Perburuk Situasi

39
×

Awan Panas Semeru Meluncur 13 Km, Hujan Lebat Sejak Siang Perburuk Situasi

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG — Aktivitas Gunung Semeru kembali meningkat tajam sore ini. PPGA Semeru (Pos Pengamatan Gunung Api Semeru) melaporkan terjadinya awan panas guguran dengan intensitas (amak) 34 mm, yang meluncur hingga 13 kilometer dan telah mencapai kawasan Gladak Perak. Situasi ini menjadikan kondisi di sekitar aliran sungai dan lembah Semeru semakin berbahaya.

Sejak siang, hujan lebat terus mengguyur wilayah lereng dan aliran sungai di kaki Semeru. Kondisi ini dikhawatirkan memicu banjir lahar serta mempercepat pergerakan material awan panas. Petugas memperingatkan bahwa perkembangan kondisi malam nanti kemungkinan hanya dapat disampaikan melalui video atau artikel terbatas karena akses dan visibilitas yang sulit.

Petugas meminta masyarakat yang berada di bantaran sungai untuk segera mencari tempat paling aman dan tidak mondar-mandir. Awan panas dapat meluncur sewaktu-waktu, terlebih dengan curah hujan tinggi yang memperburuk kondisi aliran sungai.

“Untuk saudara-saudara di bantaran sungai, segera menjauh. Malam ini situasi sangat tidak menentu,” ujar petugas pemantau Semeru.

Akses menuju Gladak Perak diminta dikosongkan sepenuhnya, mengingat awan panas telah mencapai titik tersebut.

Warga setempat menyebut sebagian awan panas tampak mengarah ke utara, dan jalur menuju Senduro masih bisa dilewati dengan hati-hati.

Namun, untuk jalur Piket Nol, petugas menegaskan pengendara dilarang keras melintas.

Kondisi gelap pekat ditambah hujan lebat membuat jarak pandang hampir nol, bahkan tidak terlihat sejauh satu meter. Situasi ini sangat rawan kecelakaan dan dapat menempatkan warga dalam bahaya jika terjadi luncuran susulan.

Sementara itu Holik, warga Dusun Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, mengatakan bahwa saat ini wilayahnya masih dalam kondisi aman.

“Alhamdulillah di sini masih aman. Tapi hujan deras dari siang, jadi tetap harus waspada,” ujarnya.

Petugas mengingatkan agar masyarakat tetap tenang namun sangat waspada, serta mengikuti arahan keamanan dari pos-pos relawan, BPBD, dan PPGA Semeru. Mengingat aktivitas Semeru dapat berubah dalam hitungan menit, keselamatan warga menjadi prioritas tertinggi.

Tetap pantau informasi resmi dan segera menjauh dari zona rawan. Keselamatan tidak bisa ditawar.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60