Terkini

Kemenag Salurkan Bantuan Rp200 Juta Untuk Renovasi Asrama Pesantren di Situbondo

7
×

Kemenag Salurkan Bantuan Rp200 Juta Untuk Renovasi Asrama Pesantren di Situbondo

Sebarkan artikel ini
Kemenag

BERITABANGSA.ID, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan duka mendalam atas musibah ambruknya atap salah satu ruang asrama putri di Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Dalam rangka membantu proses pemulihan, Kemenag akan menyalurkan bantuan senilai Rp200 juta untuk renovasi bangunan yang rusak.

Bantuan tersebut akan diserahkan langsung oleh Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said, pada Kamis, 30 Oktober 2025.

“Kami sampaikan duka cita atas peristiwa ini,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, di Jakarta. “Insya Allah Kemenag akan memberikan bantuan Rp200 juta dan akan diantar langsung oleh Direktur Pesantren besok,” tambahnya.

Berdasarkan laporan dari Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Situbondo, insiden terjadi pada Kamis pukul 00.30 WIB dinihari.

Saat itu, wilayah tersebut dilanda hujan deras disertai angin kencang yang mengakibatkan atap asrama putri seluas 48 meter persegi ambruk.

Dalam ruang asrama tersebut terdapat 19 santri putri. Para santri segera dievakuasi oleh KH Muhammad Hasan Nailul Ilmi bersama pengurus pesantren ke rumah sakit terdekat.

Setelah pemeriksaan medis, tercatat 11 santri mengalami luka-luka. Enam orang dirawat di Puskesmas Besuki, sementara 4 lainnya dirawat di RSUD Besuki, 2 di antaranya menjalani rawat jalan, sedangkan 2 orang dirawat inap. Satu santri dirujuk ke RSIA Jatimed.

Dari laporan yang diterima, satu santri putri atas nama Putri Helmikia Okta Viantika dinyatakan meninggal dunia pada pukul 05.37 WIB di RSIA Jatimed. Jenazah almarhumah telah dikebumikan pada pukul 08.00 WIB.

“Kita doakan semoga santri yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Santri yang luka semoga segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tutur Suyitno.

Dirjen Pendidikan Islam menegaskan bahwa Kemenag akan melakukan pendataan dan langkah afirmasi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Ia menekankan pentingnya pemeliharaan sarana dan prasarana pesantren agar keselamatan para santri dapat terjamin.

“Musibah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk terus memperhatikan kondisi fisik bangunan pesantren. Kemenag akan terus berkomitmen memberikan dukungan, baik dalam bentuk bantuan fisik maupun kebijakan yang berpihak pada keselamatan santri,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60