Manfaat program BIAS bagi anak dan Masyarakat, diungkapkan dr Rosyidah, untuk mencegah disabilitas dan kematian, sebab dengan imunisasi, anak-anak dilindungi dari penyakit serius yang bisa menyebabkan disabilitas atau kematian.
“Juga dapat menciptakan generasi sehat, sebab BIAS ini berkontribusi pada terciptanya generasi muda yang sehat dan terlindungi dari risiko penyakit menular. Dan dapat memperkuat kekebalan lingkungan, sebab cakupan imunisasi yang tinggi akan membentuk kekebalan lingkungan (herd immunity), sehingga melindungi bayi yang belum bisa diimunisasi dan lansia,” terangnya.
Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SDN Citrodiwangsan 02 Lumajang, Rara Widuri, menyampaikan manfaat utama dari BIAS adalah memberikan perlindungan dini kepada anak-anak terhadap berbagai penyakit menular yang berbahaya, seperti campak, difteri, tetanus, dan rubela.
Dengan pemberian imunisasi yang tepat waktu, kata Rara Widuri, risiko anak-anak terkena penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin menjadi jauh lebih rendah, sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan belajar dengan optimal.
Selain manfaat kesehatan langsung bagi anak-anak, BIAS juga mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat dan aman. Program ini juga merupakan bentuk kolaborasi nyata antara sektor pendidikan dan kesehatan dalam menciptakan generasi masa depan yang lebih tangguh dan berkualitas.
“Kami sangat mendukung pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di sekolah kami. Ini adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan peserta didik sejak dini. Dengan adanya imunisasi, kami merasa lebih tenang karena anak-anak mendapatkan perlindungan terhadap berbagai penyakit menular. Terima kasih kepada Dinkes P2KB dan Puskesmas atas sinergi yang baik selama ini. Semoga program ini terus berjalan lancar setiap tahunnya,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















