Pendidikan

Inovasi Tim Dosen dan Mahasiswa UNP Kediri: Ciptakan Alat Deteksi Nutrisi Pakan Berbasis IoT

50
×

Inovasi Tim Dosen dan Mahasiswa UNP Kediri: Ciptakan Alat Deteksi Nutrisi Pakan Berbasis IoT

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa UNP

BERITABANGSA.ID, KEDIRI – Peternak sapi selama ini kerap kesulitan mengetahui kualitas pakan yang diberikan. Uji laboratorium yang mahal dan memakan waktu membuat informasi nutrisi pakan sulit diakses. Padahal, kualitas pakan sangat menentukan kesehatan ternak, produktivitas susu maupun daging, dan kesejahteraan peternak.

Menjawab tantangan itu, tim dosen dan mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri melalui program pengabdian kepada masyarakat pendanaan 2025 menghadirkan inovasi alat pendeteksi nutrisi pakan berbasis Internet of Things (IoT) dan aplikasi manajemen peternakan yang diberi nama NIR Feed Analyzer.

Inovasi ini terdiri dari alat yang memanfaatkan teknologi cahaya infra merah atau Near Infrared/NIR, untuk membaca kandungan nutrisi dalam pakan sapi secara cepat, praktis, dan terjangkau.

“Prinsip kerjanya sederhana. Cukup sekali scan, alat ini mampu menampilkan estimasi kandungan gizi utama pakan, seperti protein, serat, dan lemak. Hasilnya langsung terlihat dalam hitungan detik melalui aplikasi yang ramah pengguna,” jelas Intan Nur Farida, MKom, Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Kegiatan pertama dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan agenda kegiatan sosialisasi pakan ternak berkualitas dengan tujuan memberikan wawasan kandungan nutrisi kepada kelompok peternak Tri Mulyo Tenggur Tulungagung.

Kegiatan selanjutnya yaitu kegiatan pelatihan yang dilaksanakan pada bulan September 2025 di kelompok peternak Tri Mulyo Tenggur, Tulungagung dengan agenda pengenalan alat pendeteksi nutrisi pakan berbasis IoT.

Dalam kegiatan tersebut, tim dosen dan mahasiswa memaparkan cara kerja NIR Feed Analyzer, melakukan demonstrasi penggunaan, serta memberikan kesempatan kepada peternak untuk mencoba langsung alat dan aplikasi Android pendukung untuk mengatur manajemen data peternakan.

Setelah diperkenalkan pada kegiatan sosialisasi bersama peternak, inovasi yang dibuat mendapat respon positif dari para peternak.

“Biasanya kalau mau tahu kandungan pakan harus menunggu lama dan biayanya mahal. Dengan alat ini, saya bisa tahu hasilnya langsung, jadi lebih mudah mengatur campuran pakan,” ungkap Lutfi, Ketua Kelompok Peternak Tri Mulyo Tenggur.

Manfaat Inovasi

NFA atau NIR Feed Analyzer, yang dilengkapi dengan aplikasi manajemen peternakan ini dirancang untuk mendukung peternak kecil.

Dengan informasi nutrisi yang lebih cepat, peternak dapat membuat keputusan lebih tepat, sehingga sapi lebih sehat dan produktivitas meningkat.

Selain manfaat praktis, inovasi ini juga menunjukkan kontribusi dosen, mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Program ini dilaksanakan dengan dukungan dari direktorat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Ditjen riset dan pengembangan, kementerian pendidikan tinggi, sains, dan teknologi melalui lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) Universitas Nusantara PGRI Kediri.

“Kami ingin membuktikan bahwa dari kampus di daerah pun, kolaborasi antara dosen dan mahasiswa mampu menghadirkan solusi nyata bagi dunia peternakan,” tutur Doktor Ika Santia, MPd, selaku Ketua LPPM Universitas Nusantara PGRI Kediri

Kehadiran NIR Feed Analyzer membuktikan bahwa ilmu dan teknologi tidak hanya berhenti di ruang kelas atau laboratorium, tetapi bisa langsung menjawab persoalan masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan inovasi semacam ini terus lahir dan memberi dampak positif yang luas.

Perlu diketahui, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara dosen Prodi Teknik Informatika, Intan Nur Farida, MKom, dan Julian Sahertian, SPd, MT., dosen Prodi Peternakan, Anifiatiningrum, SPt, MPt, mahasiswa Prodi Teknik Informatika, Fera Annisa, Adinda Meylia Salsabila, Prita Ayu Meudea, dan Rafi Achmad Fachrudi.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60