BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Ribuan siswa kelas 6 sekolah dasar di Jombang bakal menjalani Munaqosyah Juz 30 pada Oktober mendatang. Kegiatan tahunan ini tak sekadar ujian hafalan Al-Quran, tapi juga menjadi syarat penting bagi calon siswa yang ingin masuk SMP negeri lewat jalur prestasi.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, mengatakan saat ini siswa masih menjalani tahap pra-munaqosyah di tingkat kecamatan. Pada tahap ini, mereka diminta menuntaskan hafalan Juz 30, mulai surat An-Naba hingga An-Nas, dalam sekali duduk.
“Pra-munaqosyah ini sifatnya wajib. Siswa yang tidak mendaftar dan mengikuti tasmi’ tidak bisa melanjutkan ke munaqosyah tingkat kabupaten,” kata Rhendra, Rabu (17/09/2025) siang.
Pendaftaran pra-munaqosyah dibuka secara daring sejak 28 Agustus hingga 13 September. Uji hafalan berlangsung pada 25 September–2 Oktober di masing-masing kecamatan. Peserta yang lolos berhak mendaftar ke tingkat kabupaten dengan batas akhir 6 Oktober 2025.
Menurut Rhendra, hanya siswa kelas 6 yang diperbolehkan mengikuti munaqosyah. Sertifikat tahfiz yang mereka peroleh nantinya bisa digunakan untuk mendaftar SMP negeri tahun 2026 melalui jalur prestasi.
“Sertifikat yang diakui hanya yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang,” ujarnya.
Perlu diketahui bahwa, Munaqosyah tingkat kabupaten dijadwalkan berlangsung pada 16 Oktober 2025. Tak hanya siswa SD, siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) juga bisa ikut serta. Rhendra menegaskan, sistem pendaftaran berbasis online dipilih untuk memudahkan akses dan pengawasan.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















