Pendidikan

Mahasiswa UNAIR Raih Juara 1 Essai Bahasa Jepang Tingkat Nasional

17
×

Mahasiswa UNAIR Raih Juara 1 Essai Bahasa Jepang Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Unair
Rifqi Namiroh Ash Sholihah raih sertifikat dan piala penghargaan sebagai Juara 1 Menulis Esai dan Presentasi Bahasa Jepang Tingkat Nasional 2025.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (Unair), kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Rifqi Namiroh Ash Sholihah berhasil meraih Juara 1 dalam ajang menulis dan presentasi essai Bahasa Jepang Nasional 2025.

Kompetisi ini diselenggarakan oleh Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang (ASPBJI) Bali-Nusa Tenggara dan berlangsung sejak Selasa (1/4/2025) hingga Senin (7/7/2025).

Keberhasilan Rifqi bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga memperkuat posisi UNAIR sebagai kampus yang unggul dalam pengembangan ilmu bahasa asing.

“Arti penghargaan ini adalah bagian dari perjalanan saya mempelajari bahasa Jepang. Sebagai perwakilan UNAIR, alhamdulillah saya bisa mengenalkan bahwa UNAIR juga mampu unggul dalam bidang bahasa Jepang,” ungkap Rifqi, bangga.

Partisipasi Rifqi bermula dari informasi lomba yang ia peroleh di grup kelas. Meski hanya memiliki waktu tiga hari menjelang batas akhir pengumpulan karya, tekadnya untuk memberikan yang terbaik tetap kuat.

Ia memilih tema lintas budaya Indonesia dan Jepang, dengan fokus membandingkan lingkungan bagi pejalan kaki di Bali dan Jepang.

Dengan judul Pemahaman Lintas Budaya Jepang dan Indonesia dari Sudut Pandang Lingkungan Pejalan Kaki, Rifqi menyoroti perbedaan signifikan antara kedua negara.

“Saya merasa lingkungan Bali, pejalan kaki Indonesia dan Jepang sangat berbeda,” jelasnya.

Selain menulis esai sepanjang 5.000 huruf Jepang, Rifqi juga dituntut mempresentasikan karyanya sepenuhnya dalam bahasa Jepang.

Menurutnya, dukungan dosen pembimbing berperan besar dalam proses persiapan.

“Karena presentasinya full menggunakan bahasa Jepang, saya melatih kelancaran berbicara supaya presentasi berjalan baik,” tuturnya.

Pengalaman ini memberikan kesan mendalam bagi Rifqi. Selain mengasah kemampuan menulis dan berbicara dalam bahasa Jepang, ia juga berkesempatan menjalin pertemanan dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

“Saya sangat berkesan karena bisa bertemu mahasiswa dari berbagai daerah. Hingga kini kami masih saling berkomunikasi. Jika ada kesempatan mengikuti kompetisi lain, sebisa mungkin saya ingin kembali berpartisipasi,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60