Didukung oleh sederet merek nasional ternama seperti Wuling Motors Indonesia, Tiket.com, Bank Mandiri, AICE, Pocky, Cap Panda, Wong Coco, dan Mayora, ajang ini menjadi kolaborasi besar antara dunia industri, dunia konservasi, dan dunia kreatif Indonesia.
Bagi peserta yang belum sempat mengikuti roadshow, kesempatan masih terbuka.
Pendaftaran karya IAPVC 2025 masih dibuka hingga 31 Agustus 2025 melalui situs resmi iapvc.tamansafari.com dan akun Instagram @tamansafari.id.
International Animal Photo and Video Competition merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Taman Safari Indonesia dalam menyuarakan konservasi lewat media kreatif.
Sejak pertama kali diadakan 34 tahun lalu, kompetisi ini telah menjadi wadah inklusif bagi ribuan fotografer dan videografer alam dari seluruh penjuru Indonesia untuk mengekspresikan kepedulian mereka terhadap satwa dan ekosistemnya.
Taman Safari Indonesia sendiri dikenal sebagai salah satu lembaga konservasi satwa terdepan di Asia, dengan enam lokasi taman dan empat resort di berbagai daerah.
Dengan lebih dari 22.963 individu satwa dari 673 spesies, serta kunjungan lebih dari lima juta orang per tahun, Taman Safari terus memainkan peran penting dalam upaya pelestarian satwa endemik dan terancam punah di Tanah Air.
Melalui IAPVC, Taman Safari Indonesia mengajak masyarakat untuk tidak hanya menikmati keindahan satwa, tetapi juga ikut menjadi bagian dari gerakan pelestarian melalui cara yang estetik, edukatif, dan menyenangkan.
Sebagaimana dikatakan oleh Hans Manansang, “Foto bisa lebih dari sekadar karya seni. Ia bisa menjadi pesan yang menyentuh, yang menggerakkan, yang menyadarkan. Dan IAPVC adalah panggung bagi pesan-pesan itu.”
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id.


















