BERITABANGSA.ID, PONOROGO – SMAN 1 Jetis (Smantis) menunjukkan tajinya. Sekolah dengan slogan “eksis dan eksotis” ini berhasil melahirkan siswa berprestasi yang mampu menembus universitas unggulan. Salah satunya, Alexandra Bilqis Dyah Tribuana, siswi kelas XII, lolos ke Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP).
Gadis yang disapa Andra ini diterima di program studi sastra Inggris UNESA, sebuah capaian yang tak datang secara instan, melainkan hasil dari dedikasi, kerja keras, dan dukungan lingkungan yang positif.
Lahir dan besar di Desa Bendingin, Kecamatan Sambit, Andra, tumbuh di lingkungan yang kental dengan budaya.
Ayahnya, Purbo Sasongko, dikenal sebagai dalang sekaligus pembawa acara kondang di Ponorogo. Tak heran, darah seni mengalir kuat dalam dirinya.
Bakat itu terbukti saat Andra menyabet juara harapan II lomba macapat tingkat kabupaten.
Pendidikan formal Andra dimulai dari SDN Balong, berlanjut ke SMPN 1 Bungkal, hingga akhirnya menempa diri di SMAN 1 Jetis, tempat yang ia anggap sebagai batu loncatan menuju cita-citanya.
“Sastra Inggris adalah impian saya sejak kecil. Bisa diterima di UNESA lewat jalur prestasi benar-benar anugerah yang luar biasa,” ujar Andra dengan mata berbinar.
Ia mengaku keberhasilannya tak lepas dari peran besar para guru di Smantis. Khususnya Bu Riska, guru BK yang setia mendampinginya dalam menyusun portofolio hingga tahap akhir seleksi.
Andra mengungkapkan rasa syukurnya bisa belajar di Smantis. “Saya merasa aman, nyaman, dan terus didorong untuk berkembang. Sekolah ini bukan hanya tempat belajar, tapi rumah kedua bagi saya,” tuturnya.
Dia juga berharap agar kegiatan ekstrakurikuler seni, terutama karawitan, semakin ditingkatkan karena potensinya yang besar untuk membawa nama sekolah ke level yang lebih tinggi.
Menjelang tahun ajaran baru, Andra tak ragu merekomendasikan SMAN 1 Jetis kepada siswa-siswi SMP/MTs. Smantis adalah pilihan tepat. Guru-gurunya perhatian, suasananya mendukung, dan kalian akan dibimbing untuk meraih potensi terbaik.
Samsul Hidayat, Kepala SMAN 1 Jetis, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi Andra. Ia menegaskan pencapaian ini adalah buah dari kolaborasi antara guru, tim BK, komite sekolah, serta dukungan orang tua yang solid.
“Ini bukti bahwa Smantis tidak hanya mendidik, tetapi juga memfasilitasi mimpi-mimpi besar para siswa. Kami terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia pun mengajak masyarakat di wilayah Jetis dan sekitarnya untuk mempercayakan pendidikan anak-anak mereka kepada SMAN 1 Jetis dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini.
“Bersama Smantis, mari kita wujudkan masa depan cerah generasi muda Ponorogo.” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















