BERITABANGSA.ID, MADIUN KOTA – Polres Madiun Kota kembali menggelar kegiatan bimbingan rohani dan mental (Binrohtal) atau pengajian bagi personelnya.
Kegiatan ini berlangsung di Al Muchlisin Polres Madiun Kota, Kamis, (12/13/2024).
Kegiatan ini dimulai dengan salat sunah berjamaah, diikuti oleh seluruh personel Polres Madiun Kota.
Binrohtal berupa yasinan dan doa bersama kali ini dipandu oleh KH Zainal Abidin AlHafidz Pengasuh Pondok Pesantren Riyadhlotul Jannah di Jalan Jambu Kota Madiun.
Wakapolres Madiun Kota Kompol Supiyan, mengatakan kegiatan Binrohtal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan lahir dan batin.
“Dengan rasa syukur alhamdulilah sampai saat ini wilayah hukum Polres Madiun Kota pasca Pilkada alhamdulilah aman kondusif,” ucapnya.
Semua itu merupakan kerjasama dan kolaborasi Polres Madiun Kota dengan stakeholder, TNI, Pemda serta seluruh elemen masyatakat untuk wujudkan kaamanan ini.
“Mohon Pak kiai bimbingan dan masukan supaya energi positif masuk ke anggota Polres Madiun Kota tidak lajn dalam rangka menjaga harkamtibmas melindungi dan melayani masyarakat,” pungkas Wakapolres.
Dalam tausiahnya KH Zainal Abidin Al Hafidz menyampaikan di tengah rutinitas tugas yang padat dan penuh tantangan pasca Pilkada serentak 2024.
“Marilah kita senantiasa mengingat akan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Keberhasilan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tak lepas dari ridho dan pertolongan-Nya,” ujarnya.
“Bayangkanlah, betapa beratnya beban tanggung jawab yang kita pikul. Kita berhadapan dengan berbagai macam permasalahan, mulai dari kejahatan kecil hingga kasus-kasus besar yang kompleks. Tekanan, godaan, dan bahkan bahaya selalu mengintai. Hanya dengan keimanan dan ketaqwaan yang kuat, kita dapat menghadapi semua itu dengan teguh dan bijaksana,” ujarnya.
Keimanan dan ketaqwaan bukan hanya sekadar slogan atau seruan semata.
“Ia adalah pondasi kokoh yang akan menuntun langkah kita dalam menjalankan tugas dengan penuh integritas dan profesionalisme. Dengan iman yang teguh, kita akan selalu berpegang teguh pada kebenaran dan keadilan. Dengan taqwa yang mendalam, kita akan senantiasa menghindari perbuatan tercela dan menjaga diri dari segala bentuk penyimpangan,” ujarnya.
“Marilah kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kita melalui berbagai cara. Perbanyaklah ibadah, seperti sholat berjamaah, membaca Alquran, dan berdzikir. Rajinlah mengikuti kajian-kajian agama untuk memperdalam pemahaman kita tentang Islam. Saling mengingatkan dan menasehati di antara sesama anggota juga sangat penting,” ujarnya.
Dengan keimanan dan ketaqwaan yang kuat, diharapkan semua anggota akan jadi polisi yang dicintai dan dihormati masyarakat.
“Kita akan menjadi contoh dan teladan bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Semoga Allah SWT selalu meridhoi setiap langkah dan amal perbuatan kita,” tutupnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















