Peristiwa

Ribuan Massa Bentrok vs Polisi, Desak KPK Tangkap Bupati Situbondo

824
×

Ribuan Massa Bentrok vs Polisi, Desak KPK Tangkap Bupati Situbondo

Sebarkan artikel ini
Aksi demo menuntut Bupati Situbondo ditangkap berakhir ricuh

BERITABANGSA.ID, SITUBONDO – Ribuan massa Ikatan Masyarakat Anti Korupsi (Imsak) Kabupaten Situbondo, bentrok dengan aparat.

Massa berusaha merangsek maju menuju mendekat di pusat Alun-alun namun diblokade Polisi.

Aksi tendang, pukul, dan saling lempar botol air mineral terjadi antara aparat dan massa pengunjuk rasa.

Tak terdata berapa warga dan polisi yang terluka. Namun sejumlah massa dilarikan ke RS untuk perawatan.

Sebelumnya, massa berorasi di sepanjang perempatan jalan Alun-alun sambil membakar ban bekas dan patung ogoh-ogoh.

Ribuan massa mendesak agar KPK RI menangkap Bupati Situbondo Karna Suswandi, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi, di Alun -alun, Senin (9/9/2024).

Massa yang bergerak berasal dari dua sisi arah jalan perempatan mendadak terhalang polisi. Blokade ini membuat massa emosi. Aksi saling dorong dan lempar terjadi antara polisi dan massa.

Para orator sebelumnya membacakan tuntutan meminta agar KPK RI segera menangkap Bupati Situbondo, Karna Suswandi, yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi.

Di titik kumpul, massa Imsak pun langsung menggelar aneka poster dan spanduk bernada protes.

Mereka yang mengusung boneka patung Ogoh-ogoh langsung membakar di tengah jalan.

Koordinator aksi Bahri, menyampaikan aksi jilid dua ini kelanjutan aksi, 26 Agustus 2024.

“Aspirasi kita masih sama. Kita desak KPK menangkap Bung Karna karena sudah tersangka korupsi,” ujar Bahri.

Dia memberi waktu kepada KPK sepekan. Jika tidak ada tindakan, maka KPK sejatinya provokator rakyat Situbondo, hanya membuat konflik rakyat Situbondo.

“Di pihak satunya ada yang klarifikasi. Ada pula pihak lain yang menyesatkan. Jika sudah tersangka yaa harus ditangkap,” sergah Edi, warga lain.

Saat ini sudah ada 21 hingga 50 buah aset telah disita KPK.

Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan, menegaskan dalam insiden ricuh pihaknya bertanggungjawab memulihkan kesehatannya.

“Korban luka lemparan itu kita pulihkan kesehatannya,” tegasnya.

Dia bersyukur saat aksi tidak ada kemacetan di Jalur Pantura karena dari arah Surabaya dan sebaliknya sudah dialihkan jalur alternatif.

 

>>> Baca berita lainnya di google news beritabangsa.id 

>>> Ikuti saluran whatsapp beritabangsa.id
Example 300250Example 468x60