Peristiwa

Tokoh Lumajang Ragukan Kebenaran Teror Tembakan di Rumah Timses Bacabup

347
×

Tokoh Lumajang Ragukan Kebenaran Teror Tembakan di Rumah Timses Bacabup

Sebarkan artikel ini
Teror

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Isu teror tembakan di rumah salah satu tim sukses (Timses) bakal calon bupati (Bacabup), jadi sorotan para tokoh Lumajang sejauh mana kebenarannya, Sabtu (22/6/2024).

Menurut tokoh agama Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Gus Fauzi, teror tembakan itu perlu jadi atensi dan perlu ditelaah kritis, mempertimbangkan beberapa aspek.

“Termasuk kenapa tidak ada garis police line ketika terjadi peristiwa tersebut,” ujarnya.

Tidak adanya police line atau garis polisi di sekitar TKP menimbulkan pertanyaan keseriusan dan kebenaran adanya insiden itu.

Garis polisi, kata Gus Fauzi, seharusnya dipasang untuk mengamankan lokasi kejadian dan mencegah kerusakan sidik jari dan barang bukti.

Ketiadaan police line dapat mengindikasikan, insiden ini dinilai bukan kejahatan serius atau ada kesalahan penanganan di lapangan.

“Kami lihat penyelidikan belum ada sampai kini. Jika sudah ada status tindakan atau respon Polri, baik penyelidikan, hingga penyidikan maka perkara itu serius,” ungkapnya lagi.

Yang jelas, kata Ketua LBSI Lumajang ini, penyelidikan belum ada, laporan belum diterima polisi, justru akan merusak kredibilitas Bacabupnya.

“Soal ketiga, pernyataan dari salah satu Bacabup Lumajang di media itu sungguh menarik perhatian kami,” sergahnya.

Kata Gus Fauzi, ada fakta di berita berupa pernyataan tapi kenapa bukan pihak berwenang atau korban langsung yang memberi pernyataan.

“Ini menimbulkan pertanyaan, jangan-jangan insiden ini hanya jadi alat politik playing victim Bacabup. Kami sarankan, korban teror memberi statement resmi dan lapor ke Polisi secara formal,” imbuhnya.

Sampai detik ini, kata Gus Fauzi, kejadian teror tembakan itu belum ada laporan, tidak ada police line, tidak ada penyelidikan pemeriksaan saksi.

“Maka kejadian itu diragukan kebenarannya. Apakah ini adalah strategi politik Bacabup dalam meraih simpati masyarakat ? Kami harap Polri segera memastikan kebenaran insiden itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP M Zainur Rofik belum menjawab sejumlah pertanyaan media soal itu.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *