Pemerintahan

Nilai Pancasila Fondasi Utama Membangun Kesatuan dan Keharmonisan Bangsa

120
×

Nilai Pancasila Fondasi Utama Membangun Kesatuan dan Keharmonisan Bangsa

Sebarkan artikel ini
nilai pancasila

BERITABANGSA.ID, LUMAJANG – Nilai-nilai Pancasila adalah fondasi utama membangun kesatuan dan keharmonisan masyarakat, bangsa, dan negara.

Pj Bupati Lumajang Indah Wahyuni (Yuyun), mengatakan itu saat upacara harlah Pancasila di Alun-alun Lumajang, Sabtu (1/6/2024).

Yuyun membacakan pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasial RI, Yudian Wahyudi.

Dalam pidatonya, Pancasila harus dijiwai dan dipedomani agar menjadi ideologi yang tidak hanya berbicara, tetapi juga dirasakan dan memberi manfaat bagi setiap warga Indonesia.

“Pentingnya semangat gotong-royong dan kerja sama antar warga, perlu juga membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Yuyun percaya, fondasi Pancasila yang kuat merupakan kunci bagi kemajuan bangsa Indonesia.

Dalam konteks ini, ia juga menggarisbawahi, Pancasila bukan hanya sebuah ideologi, tetapi juga harus dijalankan dalam setiap tindakan dan interaksi sehari-hari.

“Tantangan global yang semakin kompleks membutuhkan pendekatan yang lebih holistik dalam membangun kesatuan dan keharmonisan dalam masyarakat,” paparnya lagi.

Oleh karena itu, membumikan nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga setiap individu di masyarakat.

“Hanya dengan demikian, Indonesia dapat terus bersaing dan berkembang sebagai bangsa yang maju dan berdaya saing di dunia global,” tegasnya.

Sementara itu, menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H Akhmat, nilai-nilai Pancasila sangat penting untuk diterapkan dengan metode yang sesuai perkembangan zaman.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menyambut era bonus demografi yang akan menempatkan generasi milenial dan gen-Z sebagai pilar utama dalam pembangunan bangsa.

“Dengan semangat Pancasila yang teguh, saya yakin bangsa Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis global. Keberhasilan tersebut adalah buah dari kerja sama dan semangat gotong- royong seluruh elemen bangsa yang menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama,” ungkap politisi PPP ini, Minggu (2/6/2024).

Menurut wakil rakyat asal Kecamatan Jatiroto ini, pembangunan bangsa harus selaras dengan perkembangan zaman dan karakteristik generasi muda. Oleh karena itu, penerapan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dengan cara yang relevan dan sesuai dengan kekinian.

“Dalam menyambut era bonus demografi, kita perlu memahami bahwa generasi milenial dan Gen-Z memiliki cara pandang dan kebutuhan yang berbeda,” ujarnya.

Untuk itu, metode penerapan Pancasila juga perlu disesuaikan agar tetap relevan dan dapat diterima oleh generasi muda sebagai pilar utama pembangunan bangsa,.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *