Publik Service

Pondasi Jembatan Sutojayan Pakisaji Tergerus Air, PUBM Malang Bilang Begini

112
×

Pondasi Jembatan Sutojayan Pakisaji Tergerus Air, PUBM Malang Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
Jembatan Sutojayan
Pondasi Jembatan Sutojayan Pakisaji yang terus tergerus air kondisinya memprihatinkan

BERITABANGSA.ID, MALANG – Pemerintahan dan warga Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, melaporkan kondisi jembatan Sutojayan yang pondasinya tergerus air saat hujan deras. Mendapat laporan itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang merespon cepat dan menerjunkan tim gabungan ke lokasi.

Menurut Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, tim gabungan dari bidang perencanaa dan fisik berkoordinasi dengan kepala desa dan mengecek kerusakan jembatan.

Dari hasil assesment awal, terdata bahwa konstruksi existing jembatan Sutojayan berusia lama, pondasinya berbahan batu bata dan batu kali. Bentangnya 5,30 meter dan lebar belum standar yakni 3,70 meter.

“Tidak heran kalau bagian bawah pondasi rusak tergerus aliran air. Bangunan atas balok, baliknya terbuat besi WF yang berdimensi kecil yang tidak representatif lagi dengan perkembangan beban lalu lintas yang ada,” ungkap Khairul, Kamis (30/5/2024).

Pondasi jembatan diakui memerlukan penanganan cepat dan penggantian jembatan karena usia tua, dan kerusakan fatal pada bagian abutmen atau pondasi.

“Alhamdulillah, atas petunjuk Pak Bupati, yang komitmen pembangunan infrastruktur utama, jalan dan jembatan, Jembatan akan kita rehab tahun ini,” tegas Khairul.

Jembatan Sutojayan Pakisaji yang diberi tong tepat di tengah jalan agar tidak dilalui kendaraan roda 4

Khairul menambahkan, nantinya jembatan tersebut dibangun standar lebar serta kontruksi yang mampu menahan beban lalulintas yang padat. Jembatan Sutojayan sudah masuk agenda tender.

“Jembatan akan kita bangun dengan standar lebar, kontruksi yang mampu menahan beban lalu lintas yang berkembang saat ini dan memenuhi standar keselamatan. Saat ini progres perencanaan sudah usai dan kami sudah berkirim surat ke Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) untuk dilakukan proses tender guna pemilihan rekanan pelaksana,” jelas Pak Oong panggilan akrab Khairul Isnaidi Kusuma.

Jembatan Sutojayan merupakan jembatan penghubung Desa Sutojayan ke Pasar Pakisaji, jadi jembatan ini sangat strategis dan ekonomis bagi warga Desa Sutojayan.

“Kami berharap masyarakat bisa bersabar dan berdoa agar semua tahapan bisa kita lewati dengan baik sesuai mekanisme dan aturan yang ada. Saat ini proses perencanaan telah usai dilaksanakan dan segera ditenderkan di UKPBJ,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Desa Sutojayan Pakisaji, Siti Rukhoiyah mengatakan kondisi jembatan tidak bisa dilewati kendaraan roda 4, dia pun meminta warga memasang tanda larangan dengan cara diberi tong di tengah.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *