Polri

Gerak Cepat, Polsek Kedungkandang Pastikan Isu Begal di Sawojajar Hoax

101
×

Gerak Cepat, Polsek Kedungkandang Pastikan Isu Begal di Sawojajar Hoax

Sebarkan artikel ini
Isu begal
Personil Polsek Kedungkandang memediasi kedua belah pihak

BERITABANGSA.ID, KOTA MALANG – Isu begal yang terjadi pada Minggu (19/5/2024) dinihari, di wilayah Sawojajar, Kota Malang, berhembus kencang. Namun, polisi gerak cepat. Dan memastikan kabar itu hoax.

Hal itu terungkap setelah anggota Polsek Kedungkandang yang menerima informasi tersebut bergegas untuk mengambil tindakan penyelidikan bahwa isu yang berkembang adalah palsu alias hoax.

Kapolsek Kedungkandang AKP Effendy Budi Wibowo, menjelaskan kericuhan yang terjadi di wilayah Sawojajar sempat ramai di sosial media karena adanya kesalahpahaman antar beberapa pemuda.

“Jadi awal mulanya saudara B dan saudara A pulang dari nonton kesenian bantengan kemudian berjalan di wilayah Sawojajar 2 depan ruko WOW dan berpapasan dengan sepeda motor yang dikendarai oleh saudara S dan posisinya saat itu saudara S ini melawan arus,” tutur Kapolsek Kedungkandang, Senin (20/5/2024).

Lebih lanjut Kapolsek menerangkan jika kedua pemuda itu kemudian sama-sama kaget dan salah satu memaki dan menendang sepeda motor milik saudara A hingga mereka terjatuh.

Tak terima dengan perlakuan itu kemudian rekan A yang berinisial R mengejar S, namun sayang, tiba-tiba ada seorang yang tak dikenal menendang R dan kemudian meneriakinya sebagai begal.

“Karena mereka berhenti di sekitar warung lesehan akhirnya terjadilah keributan di sana hingga diamankan oleh warga,” tegas Effendy.

Dari kejadian tersebut anggota kemudian membawa seluruh saksi, korban dan orang tua mereka ke Polsek Kedungkandang untuk dimintai keterangan.

“Semua pihak yang terlibat kami ajak ke Polsek Kedungkandang untuk melakukan diskusi dan mereka sepakat untuk berdamai dan semua pihak tidak saling menuntut serta saling menyadari kesalahan yang dibuat oleh masing-masing,” terangnya.

Atas kejadian ini, Polisi meminta kepada warga masyarakat agar tidak terprovokasi.

“Jadi informasi begal itu hoak, yang ada hanya karena keributan karena kesalahpahaman,” tegas Effendy.

Kapolsek Kedungkandang juga mengimbau apabila masyarakat Kota Malang mengalami ataupun menghadapi situasi yang membutuhkan kehadiran Polisi segera maka dapat menghubungi layanan 110.

“Segera telpon call center kami, maka kami akan segera datang,” pungkas Effendy.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *