Ekonomi dan Bisnis

Akademisi Unmuh Jember Bantu Majukan Usaha Suwar-suwir Lokal

71
×

Akademisi Unmuh Jember Bantu Majukan Usaha Suwar-suwir Lokal

Sebarkan artikel ini
Usaha Suwar-suwir
Suwar-suwir Mutiara Rasa Jember.

BERITABANGSA.ID, JEMBER – Dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember melakukan sejumlah inovasi untuk membantu usaha suwar-suwir lokal Jember.

Pengabdian ini dijalankan oleh dua orang dosen Unmuh Jember yakni Trias Setyowati dan Henik Prayuginingsih, dan tiga orang mahasiswa yakni M. Iqbal Maulana, Tria Fenda Afi Wijaya dan Fara Ditha Nathasya.

Mula-mula mereka melakukan identifikasi terhadap kondisi usaha suwar-suwir UD. Mutiara Rasa yang berlokasi di Desa Pancakarya Kecamatan Ajung Jember.

Kemudian mereka menyusun sejumlah langkah strategis untuk memajukan usaha mikro tersebut.

Trias Setyowati menerangkan, ada beberapa peluang yang bisa dilakukan untuk mengembangkan usaha suwar-suwir tersebut. Trias menyebut, produsen suwar-suwir ini belum banyak mengembangkan varian rasa.

“Produsen suwar-suwir ini memang telah berjalan baik, sudah masuk ke pasar modern di beberapa daerah. Kami berupaya untuk lebih memajukan lagi usaha ini, suwar-suwir ini belum banyak varian rasanya, sehingga kami menginisiasi varian rasa baru yang disukai pasar,” terang Trias kepada beritabangsa.id.

Suwar-suwir lokal Jember akan dikemas lebih menarik sehingga tidak lagi mengesankan makanan jadul.

Dia dan timnya akan membuat suwar-suwir salute coklat yang menurutnya memiliki peminat yang sangat luas.

Pendampingan diversifikasi produk olahan tape

Rasa coklat banyak digemari masyarakat, terutama bagi kalangan muda.

“Suwar-suwir salute coklat ini bercitarasa tape dan coklat, dimana coklat banyak disukai terutama bagi kalangan muda, dengan inovasi ini akan memperluas lagi jangkauan pasarnya dan lebih cepat laku,” terang Trias.

Selain itu, bungkusnya tidak lagi menggunakan kertas minyak yang mengesankan jadul, diganti dengan candybar warna-warni kemasan pouch yang lebih menarik.

Di samping itu, bahan baku suwar-suwir yakni tape singkong juga akan dibuat produk lain, yakni produk keripik tape dan keripik singkong presto.

“Usaha produsen suwar-suwir ini saat ini masih mengandalkan titipan, ke depan kami arahkan untuk pemasaran digitalnya, kami awali dengan membuatkan video dulu supaya konsumen mengenal brandnya dulu kemudian kami arahkan untuk membuka toko digital,” pungkasnya.

Suwar-suwir, merupakan kudapan khas Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.

Suwar suwir ini terbuat dari bahan tape singkong yang dicampur dengan gula, susu, serta cokelat. Campuran bahan-bahan ini menghasilkan olahan suwar suwir yang memiliki rasa manis dan legit. Kudapan ini memiliki tekstur yang sedikit lebih keras dari dodol namun begitu masuk dalam mulut kita rasa manisnya seperti mencair dan membuat kita ketagihan untuk terus menikmatinya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *