Terkini

Di Lumajang, Ada Warga Tidur Dempet Kandang

850
×

Di Lumajang, Ada Warga Tidur Dempet Kandang

Sebarkan artikel ini
Kakek Bagong
Kondisi rumah Kakek Bagong yang tidak layak huni

Di kandang yang kumuh dan kotor itu mereka bertahan dari terik matahari dan hujan. Bagong memilih bertahan hidup di kandang bekas tempat menyimpan air nira kelapa itu, karena tak ada pilihan lain.

“Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kami ada pemberian dari warga. Saya sudah tak kuat bekerja, berjalan normal saja tak sanggup,” ujarnya lirih.

Scroll untuk melihat berita

Dalam kesehariannya, waktu dihabiskan untuk merawat sang buah hati. Bagong, tak dipungkiri mencemaskan masa depan anaknya karena dirinya sudah renta.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Lumajang melihat hal seperti ini sangat prihatin. Kenapa di era digital seperti ini masih ada saja kondisi yang memprihatinkan.

“Pertama kami sangat prihatin, apakah pemerintah setempat sudah memasukkan orang ini di DTKS. Yang kedua apakah sudah pernah diajukan ke DPRD, kita tidak tahu sampai ke dalam rumah penduduk,” jelas Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Lumajang, Supratman.

Politisi PDIP ini berpesan kepada siapapun yang terdekat dengan pemerintah terdekat, segera untuk mengajukan program RTLH agar direalisasi.

“Keterbatasan kami harap dimaklumi, jika ada yang diinfokan segera kami tindaklanjuti,” pungkas wakil rakyat asal Kecamatan Senduro ini.

Sampai dengan berita ini ditayangkan, pihak Dinas Sosial Kabupaten Lumajang tidak menjawab terkait informasi itu.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *