Terkini

Cerita Pesinden- Waranggono Tuban dan Bojonegoro Temui Gubernur Khofifah

570
×

Cerita Pesinden- Waranggono Tuban dan Bojonegoro Temui Gubernur Khofifah

Sebarkan artikel ini
Pesinden
Sejumlah pesinden asal Tuban, dan Bojonegoro, akrab usai ngobrol masa depan seni Jawa.

BERITABANGSA.ID, SURABAYA – Loh ada apa Pesinden datangi Grahadi ?

Jumat pekan kemarin, sejumlah pesinden atau waranggono asal Tuban, dan Bojonegoro, menemui Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baru kali ini, di sepanjang sejarah, sejumlah pesinden masuk rumah dinas Gubernur di Gedung Grahadi, Kota Surabaya.

Delapan orang Waranggono atau pesinden terdiri atas 6 orang dari Tuban, dan dari Bojonegoro 2 orang ini, menumpahkan aspirasinya ke Gubernur Khofifah.

Apa saja aspirasinya ?

Tak banyak yang bisa dikorek. Usai pertemuan, wartawan hanya bisa mewawancarai Wantikah Wulandari, juru bicara Waranggono yang menemui Gubernur ini.

“Banyak yang kita obrolkan Mas. Tapi tak bocorkan dikit aja ya. Inti-intinya saja ya,” ujarnya.

Wantikah, pun merinci isi obrolan dengan Khofifah, antara lain, bagaimana merubah nasib Waranggono, dan memakmurkan seniman, serta bagaimana cara seni budaya Jawa ini tidak punah.

Single parent yang tinggal di RT 3 RW 1 Lingkungan Mekarsari, Dusun/Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, ini mengakui, bahwa sebenarnya kehadirannya kali ini dipanggil Gubernur Khofifah.

Dia merasa Khofifah sangat perhatian kepada Waranggono dan berjanji akan terus meningkatkan seni budaya Jawa di Tuban dan Bojonegoro tersebut.

“Soalnya apa Mas. Jika seni berkembang, kami juga terimbas. Kalau tidak ada acara tanggapan ya, kami nganggur,” ujar Wantikah.

Wantikah juga mengaku mendapat suntikan spirit dari Gubernur Khofifah, agar tetap menjaga kesenian Jawa tidak punah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *