BERITABANGSA.ID, JOMBANG – Dua bangunan, rumah dan tempat cuci motor di Jalan Arteri Jombang, tepatnya Desa Sambirejo, Kecamatan Jogoroto, ambruk pada Selasa (8/8/2023) pagi.
Hal itu terjadi usai diseruduk bus penumpang Sugeng Rahayu dengan nopol W 7572 UP.
Saksi mata Ariyono (31) di lokasi, mengatakan insiden kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Bermula dari bus yang dikemudikan Agung Wibowo (52), warga Colomadu, Karanganyar, melaju dari arah timur ke barat atau Surabaya ke Jombang.
“Untuk bus nya dari arah Surabaya ke Jombang, terus menghindari truk putar balik. Truknya ini posisinya tidak pakai tanda kalau mau putar balik, nah bus nya ini menghindari dengan membuang setir ke arah kiri,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.
Begitu banting setir ke kiri, bus yang membawa sejumlah penumpang itu lalu menabrak dua bangunan tersebut.
Akibatnya kedua bangunan itu rusak parah. Begitu pun dengan kondisi kepala bus penumpang, ringsek.
“Penumpangnya sedikit tadi dan yang luka parah sepertinya satu penumpang, soalnya keliatannya alami pendarahan. Kernet sama sopir bus nya juga luka-luka, sempat terjepit juga. Namun kemudian semua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit,” tandasnya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang membenarkan kejadian kecelakaan itu. “Jadi benar, ada kecelakaan bus, menghantam dua bangunan dan mobil, tidak ada korban jiwa,” jelas AKP Anang.
Dari data yang dimilikinya, ada empat orang yang mengalami luka dan kini dalam perawatan. Masing-masing adalah Agung Wibowo (52) yang jadi sopir bus, Suparno (39) warga Nganjuk sebagai kernet bus, serta dua penumpang lain yakni Ahmad Anggian Pamungkas (22) mahasiswa asal Depok, Jawa Barat dan Efendi (39) warga Kelurahan Jombatan, Jombang.
Hingga pukul 09.00 WIB, proses evakuasi bus terlihat sudah selesai dilakukan. Bus yang mengalami kecelakaan, juga terlihat diderek menuju mako Satlantas Polres Jombang. “Masih kita dalami lebih lanjut kejadiannya,” pungkasnya.
>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id


















