Berita UtamaDaerahPeristiwa

Duh, Pedagang Pasar Larangan Geruduk Bupati Sidoarjo

98
×

Duh, Pedagang Pasar Larangan Geruduk Bupati Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Perwakilan PKL Pasar Larangan saat diterima Plt Asisten II Budi Basuki di ruangannya
Perwakilan PKL Pasar Larangan saat diterima Plt Asisten II Budi Basuki di ruangannya

BERITABANGSA.ID– SIDOARJO- Puluhan pedagang pedagang kaki lima (PKL) Pasar Larangan Sidoarjo yang ricuh saat digusur mendadak oleh Satpol PP di 22 Maret 2023 berbuntut.

Mereka terus melawan. Bahkan mereka kali ini menyerbu kantor Bupati Sidoarjo untuk meminta pertanggungjawaban atas kejadian kemarin. Para pedagang yang mayoritas emak-emak ini menolak dipindahkan mendadak.

Scroll untuk melihat berita

Mereka mengecam tindakan Satpol-PP yang tidak manusiawi yakni memindahkan barang pedagang secara kasar.

Penggusuran pedagang berdalih revitalisasi Pasar Larangan karena lokasi pedagang digunakan tempat parkir motor. Para pedagang akan direlokasi ke sebelah barat Pasar Larangan.

Setelah puas berorasi di depan kantor Bupati Sidoarjo, perwakilan dan juga kuasa hukum pedagang Dimas Alfarauq, diterima audiensi dengan Pemkab Sidoarjo yang diwakili Plt Asisten II Budi Basuki.

Dari hasil perundingan Pemkab Sidoarjo akan mengkaji ulang relokasi pedagang Pasar Larangan dan akan dikomunikasikan dengan pedagang untuk solusinya.

“Pemkab akan mengkaji ulang relokasi pedagang, yang jelas kita berharap bagaimana solusi terbaik untuk pedagang berjualan,” kata Dimas Alfarauq, Jumat (24/03/2023).

Dimas menegaskan, prinsipnya pedagang siap mendukung upaya Pemkab untuk melakukan penataan pasar.

“Para pedagang ini sudah lama tersiksa ekonominya selama pandemi dan sekarang sudah mulai bangkit kok malah mau digusur, ini jelas tidak manusiawi,” tegasnya.

Setelah dari kantor bupati, pedagang Pasar Larangan melanjutkan demo ke kantor DPRD Sidoarjo.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *