Pemerintahan

Rio Capella Kritik Pemda Lebong, Ini Tanggapan Bupati Kopli Ansori

264
×

Rio Capella Kritik Pemda Lebong, Ini Tanggapan Bupati Kopli Ansori

Sebarkan artikel ini
Bupati koplo Ansori
Sebelah kiri Rio Capella dan foto sebelah kanan Bupati Lebong kopli Ansori dan background latar belakang screenshot terbitan Lebong TV

BERITABANGSA.ID – LEBONG– Mantan Sekjen Partai Nasdem asal Lebong, Rio Capella, melontarkan kritik keras kepada kepemimpinan Bupati – Wabup Lebong.

Kritikannya sedikit emosional. Dengan disertai gebrakan meja, Rio, dalam menungkapkannya disertai nada kesal dan tidak puas.

Scroll untuk melihat berita

Hanya saja kritikan itu dikemas dalam video, kemudian diunggah di channel YouTube. Dan video singkat itu dishare di channel YouTube Lebong TV.

Rio menyoroti soal kebijakan terhadap biaya sekolah, perhatian kepada orang fakir dan miskin.

Selain itu Rio, menyoroti soal APBD yang diharapkan bisa meringankan biaya pendidikan anak orang miskin, membangun sarana sekolah, meningkatkan produktivitas areal persawahan dengan teknologi, serta menyesalkan tindakan oknum yang mentang-mentang seperti APBD miliknya golongan Pemkab.

Melihat itu Kopli Ansori, hanya memberi komentar saja, dengan logat Lebong.

Kopli hanya menjawab kritikan warganya dengan singkat. Terkait ungkapan kritik yang dilontarkan seorang warga, Rio Capella, Bupati Kopli, juga menyatakan terima kasih.

“Terimakasih kritikan nya,” ungkap Bupati Lebong, via chat WhatsApp, Kamis, 2 Febuari 2023

Bupati Lebong Kopli Ansori, menyampaikan jawaban wdalam tulisan grup WhatsApp Lebong discussion dalam bahasa Rejang.

“Padeak keras kritikan kakak mantan Wabup Lebong Woii, (Alangkah keras kritikan kakak mantan Wakil Bupati Lebong),” ujar Kopli Ansori di grup WhatsApp Lebong Discussion dengan bahasa Rejang.

Berikut sejumlah point pernyataan Rio Capella, seperti di dalam video pendek YouTube Lebong TV.

“Pemerintah daerah bukan punya sekelompok orang di dalam Pemda, namun di Pemda itu milik masyarakat. Begitu narasi ungkapan Rio Capella, dibarengi dengan gebrakan meja.

“Apa kemauan-kemauan kalian, mentang-mentang jadi Bupati- Wakil Bupati, Idak lah?” tanya Rio.

“Lebong ini punya kita bersama bukan milik pribadi ini, bantu kami ini. Kami ini miskin mau menyekolahkan anak kami susah, anak kami ini pintar, pikirkan itu !”

“Gunakan APBD untuk nyekolahkan anak kami ini, tambah fasilitas sekolah ini, biar kami sama pemikiran dengan kabupaten lain, itu yang dipikirkan.”

“Bagaimana kita mengelola sawah ini, pakai teknologi, pakai pemikiran yang expert (pakar) yang asli di bidang itu, sekolahkan kami ini.”

“Jangan mentang-mentang nenek kami miskin melahirkan ayah kami miskin, kamilah petani miskin juga, akulah punya anak miskin juga.”

Demikian isi narasi video unggahan Rio, yang menyatakan protes dan ketidakpuasan dalam pelayanan Bupati.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *