Daerah

DKPP Lakukan Upaya Maksimal Pencegahan Virus PMK

66
×

DKPP Lakukan Upaya Maksimal Pencegahan Virus PMK

Sebarkan artikel ini
DKPP
Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang, drh Rofiah saat diwawancarai awak media di ruang kerjanya

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Lumajang melakukan upaya pencegahan penularan virus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi dengan pemberian vaksinasi.

Vaksinasi PMK ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian. Namun di Kabupaten Lumajang sebelum Idul Adha atau awal Juli 2022 lalu, sudah ada ribuan ekor sapi telah tervaksin.

Scroll untuk melihat berita

“Vaksin ini dikhususkan untuk sapi terlebih dahulu. Sebab penyebaran PMK terbanyak ada di sapi,” jelas Kabid DKPP Kabupaten Lumajang, kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).

Menurut Rofiah, pihaknya memberikan vitamin dan mineral selain dari vaksinasi, yang dananya diambilkan dari dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) pihak Kabupaten dan BTT Provinsi.

PMK ini, kata Rofiah, masih ada, bukan hilang. Dan ini dibuktikan dengan adanya sejumlah ternak yang menderita kaki merah. Dan itu kata Kabid Peternakan ini, disebut re-infeksi.

“Reinfeksi juga ada banyak kejadian di lapangan, ada juga yang sembuh, ada juga yang langsung mati, bahkan ternak milik pegawai Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Lumajang,” tambahnya.

PMK ini ternyata tidak dikafer asuransi, yang dikafer hanya penyakit non wabah saja. Hampir semua desa sudah ada pengajuan kartu tani.

Sementara itu, seorang peternak asal Desa Wonokerto, Kecamatan Tekung, Riyaman, menyampaikan pihaknya merasa lega karena PMK di sekitar tempat tinggalnya sudah mereda.

“Sebelumnya juga ada wabah, namun saat ini sudah hampir tidak ada lagi wabah yang menyerang ternak,” tegasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *