Peristiwa

Pendeta, Ustaz, dan Sopir Bupati Nduga Dibantai KKB Papua

49
×

Pendeta, Ustaz, dan Sopir Bupati Nduga Dibantai KKB Papua

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-NDUGA- Aksi kekejaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Nduga, Papua, merenggut korban nyawa warga sipil. Aksi pembantaian terjadi di Kampung Nonggoloit, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu (16/7/2022) pagi.

Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI JO Sembiring, membenarkan adanya kejadian itu. Pihaknya menduga aksi ini dilakukan oleh kelompok KKB pimpinan Army Tabuni.

“Laporan awal menyebutkan jumlah mereka diperkirakan 20 orang dan menggunakan 8 pucuk senjata api untuk melakukan penjarahan, penembakan dan pembunuhan terhadap masyarakat pendatang yang melintas dan berjualan di kios di Kampung Nonggoloit,” ujarnya.

Dari peristiwa ini sebanyak 12 orang masyarakat sipil menjadi korban. 10 orang meninggal dunia dan 1 orang luka berat serta 1 orang luka ringan.

Danrem mengungkapkan di antara korban meninggal dunia terdapat 1 orang asli Papua (OAP) yang diketahui sebagai Pendeta di Kampung Nonggoliat bernama Pendeta Elias Erbaye.

“Kita mengecam aksi keji ini hingga merenggut banyak nyawa masyarakat sipil termasuk seorang pelayan Tuhan yang seharusnya dihormati dan dilindungi dari tindak kekerasan. Kalau pelayan Tuhan saja berani dibunuh secara sadis, apakah masih bisa dikatakan itu sebagai orang beriman,” ujar Danrem.

Danrem menyampaikan pendeta Elias Erbaya meregang nyawa setelah dibacok dan menerima tembakan dari KKB. Jenazah saat ini telah diambil oleh pihak keluarga dan akan dimakamkan di Distrik Kenyam.

Sementara untuk korban lainnya, kata Danrem, sore ini telah dievakuasi menggunakan alat angkut udara menuju Timika.

“Kita sudah melaksanakan evakuasi dengan berkoordinasi bersama Kodam XVII/Cenderawasih, Polda Papua, Korem 174/ATW serta DanLanud Timika untuk melaksanakan proses evakuasi korban menggunakan Heli Caracal TNI AU dan Heli Bell Polri dari Distrik Kenyam menuju Timika,” jelasnya.

Adapun 2 korban luka-luka dievakuasi dengan menggunakan Heli Bell Polri, 3 korban meninggal dunia dievakuasi menggunakan pesawat Rimbun Air dari Polda, 6 korban MD dievakuasi dengan menggunakan Heli Caracal milik TNI AU dan 1 korban telah diambil keluarganya guna dimakamkan di Kenyam Kabupaten Nduga.

Terakhir Danrem menyatakan bahwa saat ini, aparat gabungan TNI-Polri dari Satgas Kodim Pegubin Yonif PR 431/SSP, Personel Satgas Damai Cartenz dan Polres Nduga telah bersiaga di tempat kejadian Kampung Nonggoloit untuk mengantisipasi aksi lanjutan dari KKB.

Adapun nama-nama korban meninggal dunia yaitu Daeng Maramhli (42) Ustaz di Kampung Nonggoloit, Pendeta Elias Erbaye (54) di Kampung Nonggolait, Yulius Watu (23), Habertus Goti (23), Taufah Amir (42), Johan (26) , Alex (45), Sirajudin (27), dan Yuda Gurusinga (42) semuanya swasta. Lalu Mahmud Ismaul (50) sopir Bupati Nduga. Lalu lika berat Hasjon (41) swasta, dan luka ringan akibat rekoset peluru dialami Sudarmintao, swasta.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *