Advertorial

Bupati Sidoarjo Bakal Suntik 2000 Pokha

48
×

Bupati Sidoarjo Bakal Suntik 2000 Pokha

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-SIDOARJO- Sedikitnya 2000 kelompok usaha (Pokha) bakal disuntik Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, dengan Kurma (kartu usaha perempuan mandiri).

Mendengar itu, ribuan emak-emak Sidoarjo, menyambut antusias.

Bahkan sejak dua bulan lalu pendaftar untuk Kurma, sudah mencapai lebih dari 2000 pokha, Rabu (13/7/2022).

Setelah melalui tahap verifikasi data oleh pemerintah desa, masuk tahap diverifikasi II di kecamatan, total pokha yang terdata di Pemkab Sidoarjo sebanyak 2.262 pokha.

Berkas administrasi ribuan kelompok usaha yang dikelola para perempuan itu sekarang masuk dalam tahap verifikasi akhir oleh tim penilai dari Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengaku senang melihat antusias perempuan Sidoarjo dalam merespon program bantuan permodalan usaha kecil menengah tersebut.

Menurut bupati alumni Fisip Unair Surabaya itu, banyaknya kelompok usaha perempuan yang ikut program Kurma memperlihatkan semangat emak-emak menjadi perempuan mandiri.

“Kabar baik bagi pengembangan dan kemajuan ekonomi kreatif dan UMKM Sidoarjo. Terutama bagi perempuan yang ingin mandiri. Artinya, program ini sebenarnya ditunggu-tunggu masyarakat Sidoarjo. Lebih dari dua ribu kelompok usaha perempuan ingin mendapatkan program Kurma,” ujar Gus Muhdlor.

Mereka, lanjut Gus Muhdlor, yang ikut program Kurma selain mendapat apresiasi bantuan modal, juga diberi pelatihan dan pendampingan usaha. Seperti pelatihan peningkatan kapasitas Sumberdaya Manusia (SDM), pelatihan peningkatan standart mutu produk dan pendampingan pemasaran.

“Tidak hanya mendukung permodalan saja, kelompok usaha perempuan yang ikut program Kurma akan didampingi dan dibekali oleh ahlinya. Seperti pemasarannya dan mutu produknya. Selanjutnya, mereka bisa melanjutkan pengembangan usaha dengan memanfaatkan Kurda Sayang, pinjaman modal usaha dengan bunga ringan,” terangnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi menyampaikan, pihaknya saat ini sedang melakukan verifikasi data yang masuk.

Verifikasi data kelompok usaha perempuan mandiri itu ditargetkan rampung Agustus depan.

“Berkas dari semua desa dan kecamatan sudah masuk ke Dinas Koperasi dan UMKM, sekarang tahap verifikasi akhir, mudah-mudahan Agustus nanti rampung semua,” jelas Edi.

Edi menambahkan, kelompok usaha perempuan mandiri yang nantinya mendapat bantuan modal usaha dari program Kurma yakni kelompok dengan minimal beranggotakan 5 orang perempuan. Jumlah bantuan mengikuti dari hasil penilaian dari tim Dinas Koperasi dan UMKM.

“Besaran nilai yang diberikan untuk modal usaha tergantung dari verifikasi dari tim nanti. Harapannya semua memenuhi syarat,” pungkasnya.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *