Publik Service

CSI Edukasi Popok Kain pada Emak-emak

135
×

CSI Edukasi Popok Kain pada Emak-emak

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-SURABAYA – Sebagian besar ibu-ibu menganggap popok sekali pakai lebih praktis dan leluasa digunakan dibanding popok kain. Padahal popok kain lebih ramah lingkungan, dan lebih ekonomis.

Common Seas Indonesia (CSI) bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Made yang berada di Jalan Raya Made, Kecamatan Sambikerep, Kota Surabaya memberikan edukasi penggunaan popok kain kepada masyarakat, Rabu (6/7/2022).

Chief Operating Officer CSI, Celia Siura, mengatakan popok kain memiliki banyak manfaat, diantaranya mencegah timbulnya ruam atau kemerahan bintik kecil di area pantat bayi dan iritasi.

Popok kain juga bisa dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari bahan dan ukuran, serta lebih hemat di kantong.

Seperti diketahui, popok kain bisa dicuci dan digunakan kembali sehingga tidak perlu membeli dalam jumlah banyak.

“Tentunya popok kain ini lebih hemat dan sangat ekonomis. Karena bisa dipakai berulang-ulang kali dan bertahun-tahun,” kata Celian.

Tak hanya itu, popok kain juga lebih ramah lingkungan lantaran dapat mengurangi penumpukan sampah. Sehingga kesehatan lingkungan dapat terjaga baik.

“Target kami ini memberikan kesadaran perilaku kepada masyarakat. Karena masyarakat masih belum banyak tahu manfaat dari popok kain yang positif dengan lingkungan, kesehatan bayi dan keuangan orangtua,” ucap perempuan kelahiran Jambi itu.

Sementara Charles Siahaan, dokter spesialis kebidanan dan kandungan mengapresiasi edukasi popok kain oleh CSI.

Menurutnya, edukasi tersebut sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya ibu-ibu dalam merawat bayi.

Selain itu, edukasi popok kain juga dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat agar peduli kepada lingkungan.

“Kegiatan ini sangatlah penting untuk masyarakat, terutama bagi ibu-ibu. Karena edukasi ini dapat mengajarkan kepada emak-emak bagaimana merawat bayi dengan baik, menjaga kesehatan bayi, dan penggunaan popok kain. Tentunya, edukasi ini mengajarkan kepada kita semua untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari limbah dan sampah plastik,” ucap Wakil Dekan School of Medicine Universitas Ciputra.

>>> Klik berita lainnya di news google beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *