Olah Raga

Si Kulit Bundar World Cup 2022 Qatar Ternyata Diproduksi di Madiun

55
×

Si Kulit Bundar World Cup 2022 Qatar Ternyata Diproduksi di Madiun

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-MADIUN- Tidak banyak yang tahu, ternyata bola atau si kulit bundar untuk World Cup 2022 di Qatar itu diproduksi di Madiun.

Bola resmi Piala Dunia 2022 diberi nama Al Rihla. Produksinya dilakukan di Kabupaten Madiun melalui PT Global Way Indonesia (GWI).

Di sini Adidas mempercayakan pembuatan bola resmi Piala Dunia kepada pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Pilangkenceng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

Saat ini sudah dikirim atau ekspor sebanyak 50.000 buah bola piala dunia ke tujuan 5 negara antara lain Uni Emirat Arab, Jerman, Inggris, Amerika Serikat dan Brazil.

Yang membanggakan bahwa kapasitas produksi pabrik ini mencapai 1 juta bola per tahun.

General Manager Long Way Group Jeftha Wardojo, mengatakan bola ekspor itu telah diakui dunia. Dan di Bumi Pesilat ini produksi bola kualitas piala dunia diproduksi.

Dengan filosofi yang dibangun oleh PT GWI yakni Work Hard Pray Hard atau Bekerja dengan keras dan berdoa dengan kuat.

Menurutnya PT GWI memproduksi berbagai macam aksesoris olahraga termasuk bola.

Jeftha Wardojo mengatakan hari ini PT GWI menyiapkan 50.000 bola untuk dikirim ke Amerika Serikat, Jerman, Uni Emirat Arab, Inggris dan Brazil.

“Mohon doanya semoga semua berjalan baik,” pintanya.

Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro, mengaku baru tahu bahwa PT GWI ini memproduksi bola kualitas ekspor dan pabriknya berstandar Internasional.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melepas ekspor bola itu ke lima negara secara simbolik.

Dia berharap pabrik ini menjadi referensi dan gravitasi bagi sektor industri lainnya.

“Terima kasih saya diberi kesempatan menyaksikan di PT Global Way Indonesia diberi kepercayaan oleh Adidas memproduksi bola FIFA World Cup 2022 di Qatar. Ini kesempatan luar biasa,” kata Khofifah.

“Produksi GWI seratus persen export. Mudah-mudahan bisa menjadi bagian dari pengungkit pertumbuhan ekonomi di Madiun serta Jawa Timur,” imbuhnya.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *