Kesehatan

LBSI dan POC Sari Luhur Kolaborasi Cegah PMK

117
×

LBSI dan POC Sari Luhur Kolaborasi Cegah PMK

Sebarkan artikel ini

BERITABANGSA.COM-LUMAJANG- Guna mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Kabupaten Lumajang, LSM Lumajang Bergerak Satu Indonesia (LBSI) Kabupaten Lumajang berkolaborasi dengan Pupuk Organik Cair (POC) Sari Luhur, memberikan pengobatan ke sejumlah ternak milik warga.

Menurut Ketua Bidang Pertanian LBSI Kabupaten Lumajang, Suwarso, pihaknya ikut berpartisipasi atas ancaman wabah PMK ini dengan memberikan POC Sari Luhur kepada ternak.

“POC ini diminumkan kepada hewan ternak seperti sapi perah dan sapi potong,” kata Suwarso, Rabu (1/6/2022) via chat WhatsApp.

Dikatakan pria asal Kecamatan Kunir ini, pihaknya bergerak dari daerah yang satu ke daerah lainnya yang memiliki kasus PMK terbanyak.

“Awal di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, ternak milik Mantri Hewan, Suraji, juga telah diberikan minum Sari Luhur, Alhamdulillah hewan ternaknya sudah lahap lagi makannya, berarti bisa dikatakan sehat ternaknya,” tambahnya.

Selain itu, ditambahkan Suwarso, di Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, hewan ternak milik Huri, juga telah diberi minum POC Sari Luhur.

“Kemarin pas ada info kasus PMK di Kecamatan Senduro, saya langsung berangkat ke sana, tepatnya di Desa Kandang Tepus mengobati ternak milik Adil, Alhamdulillah langsung mau makan,” tambahnya.

POC Sari Luhur ini, selain untuk meningkatkan produksi hasil pertanian, juga bisa juga dicampur ke dalam makanan atau minuman hewan ternak apa unggas dan ikan.

“Semoga kasus PMK segera menurun dengan upaya yang kami lakukan demi kesejahteraan masyarakat petani,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pengurus harian LSM LBSI Kabupaten Lumajang, Himawan Wibisono, kepada wartawan juga menyampaikan sangat prihatin terhadap kondisi hewan ternak yang terpapar PMK.

“Saya juga dilapori oleh warga yang merawat ternak sapi saya, dan solusi Sari Luhur adalah yang terbaik saat ini untuk menyembuhkan PMK tersebut,” paparnya.

Jika ini bisa dikatakan mujarab, menurut Himawan pihaknya akan mengajukan solusi ini kepada dinas terkait, agar PMK segera berakhir.

>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google Beritabangsa.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *